<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: PERTANIAN ORGANIK WUJUD BARU KAPITALISME; Perspektif Ekologi dan Ekonomi</title>
	<atom:link href="http://learning-of.slametwidodo.com/2008/02/01/pertanian-organik-wujud-baru-kapitalisme-perspektif-ekologi-dan-ekonomi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://learning-of.slametwidodo.com/2008/02/01/pertanian-organik-wujud-baru-kapitalisme-perspektif-ekologi-dan-ekonomi/</link>
	<description></description>
	<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 23:12:51 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
		<item>
		<title>By: BUDI NARTAMA</title>
		<link>http://learning-of.slametwidodo.com/2008/02/01/pertanian-organik-wujud-baru-kapitalisme-perspektif-ekologi-dan-ekonomi/#comment-18</link>
		<dc:creator>BUDI NARTAMA</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2008 10:56:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://learning-of.slametwidodo.com/?p=63#comment-18</guid>
		<description>"sebagus apapun ideologi, jika tak sanggup memakmurkan akan ditinggalkan masyarakat", sebuah petikan kalimat yang pernah dilontarkan pada tahun 2002 pada saya oleh orang yang saat ini menjadi Rektor Universitas Brawijaya. Saat itu terasa pahit ditelinga dan batin sebagai orang yang pernah bergaul dengan kelompok pro demokrasi. Rasanya apa yang kusampaikan hanyalah omong kosong tentang pendidikan memanusiakan dan untuk semua. 

Ekonomi telah menjadi 'tuhan' kedua setelah pencipta alam semesta.
Saat ini saya hanya berfikir butuh tambahan 2 % penduduk negeri ini untuk mau berwiraswasta yang sedia bersaing, bertanding untuk meningkatkan taraf ekonomi, memberi tambahan makan untuk pegawai negeri dengan membayar pajak, memberi pekerjaan pada yang miskin. 

jadi wiraswasata memang harus 'serakah' obsesi itu susah tidak ada semangat untuk memajukan perusahaan. tapi dengan pajak yang dibayar  seharusnya keadilan itu tugasnya pemerintah dan penegak hukumnya. 

kami juga hidup tanpa status sosial yang ningrat, wajar jika dapat ganti status ekonomi mapan. Bukanlah suatu keadilan jika opini buruk selalu dialamatkan pada pengusaha.
kami bayar pajak, kami bayar pungutan tidak resmi, kami bayar biaya sosial yang sangat tinggi di negeri ini. Tapi lihatlah apa yang diberikan oleh kelompok Pro demokrasi selain hujatan dan agitasi para karyawan.
Lihatlah apa yang diberikan aparat negeri ini, selain keruwetan biarokrasi .</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;sebagus apapun ideologi, jika tak sanggup memakmurkan akan ditinggalkan masyarakat&#8221;, sebuah petikan kalimat yang pernah dilontarkan pada tahun 2002 pada saya oleh orang yang saat ini menjadi Rektor Universitas Brawijaya. Saat itu terasa pahit ditelinga dan batin sebagai orang yang pernah bergaul dengan kelompok pro demokrasi. Rasanya apa yang kusampaikan hanyalah omong kosong tentang pendidikan memanusiakan dan untuk semua. </p>
<p>Ekonomi telah menjadi &#8216;tuhan&#8217; kedua setelah pencipta alam semesta.<br />
Saat ini saya hanya berfikir butuh tambahan 2 % penduduk negeri ini untuk mau berwiraswasta yang sedia bersaing, bertanding untuk meningkatkan taraf ekonomi, memberi tambahan makan untuk pegawai negeri dengan membayar pajak, memberi pekerjaan pada yang miskin. </p>
<p>jadi wiraswasata memang harus &#8217;serakah&#8217; obsesi itu susah tidak ada semangat untuk memajukan perusahaan. tapi dengan pajak yang dibayar  seharusnya keadilan itu tugasnya pemerintah dan penegak hukumnya. </p>
<p>kami juga hidup tanpa status sosial yang ningrat, wajar jika dapat ganti status ekonomi mapan. Bukanlah suatu keadilan jika opini buruk selalu dialamatkan pada pengusaha.<br />
kami bayar pajak, kami bayar pungutan tidak resmi, kami bayar biaya sosial yang sangat tinggi di negeri ini. Tapi lihatlah apa yang diberikan oleh kelompok Pro demokrasi selain hujatan dan agitasi para karyawan.<br />
Lihatlah apa yang diberikan aparat negeri ini, selain keruwetan biarokrasi .</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
